Sebagai Penyangga Ibu Kota Kabupaten, Kantor Kecamatan Cisolok Sudah Tidak Representatif

1
31

Palabuhanratu.Info, Kecamatan Cisolok, bukan hanya sebagai kecamatan penyangga Ibu kota Kabupaten Sukabumi, tapi, Cisolok juga sebagai Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Provinsi Banten.

Sejak kepindahan Ibu kota Kabupaten Sukabumi ke Palabuhanratu, 17 Tahun lalu, Kecamatan Cisolok pada waktu itu, masih membawahi wilayah Administrative, Sepuluh (10) Desa, dan sekarang bertambah Tiga(3) “Desa Otonomi Baru (DOB) ya itu : Desa Sukarame – Desa Wangunsari dan Desa Wanajaya.

Sementara, Keberadaan Infrastruktur Bangunan kantor kecamatan tidak berubah, padahal, itu adalah sarana penunjang sebagai pusat Pemerintahan dan pusat Tatakelola layanan publik, kata Tokoh masyarakat Cisolok ” Yana Mulyana” kepada “Palabuhanratu.Info, Selasa 2/5/2017 dirumahnya.

Hal itu dapat terlihat, akibat minimnya pasilitas kantor Kecamatan Cisolok, Ruang Kerja “Kasi Pemberdayaan Masyarakat (PM) dan Kasi Sarana Prasarana (Sapras) masih satu area, dan itupun masih menggunakan Aset Dinas Sosial yang diperuntukan, buat Pusat kegiatan (PST) “Penyuluh Sosial Terampil” dan bisa digunakan TKSK., ungkap mantan Camat Simpenan itu.

Ironi sekali, dilihat dari berbagai sudut pandang, hanya berjarak kurang lebih 14 Km dari pusat Ibu Kota Kabupaten Sukabumi, atau setara dengan 15 Menit kalau ditempuh kendaraan, kenapa, pihak Pemkab Sukabumi dan Pemprov Jawa Barat, kurang tanggap terhadap keberadaan Sarana Pembangunan Kantor Kecamatan Cisolok, padahal itu sebagai faktor pendukung untuk melayani masyarakat, masih kata “Yana Mulyana

Sebagai Kecamatan  yang berbatasan langsung dengan Provinsi Banten, dan sebagai Kecamatan Penyangga Ibu Kota Kabupaten Sukabumi, Cisolok berada digaris Posisi yang sangat Strategis Sebagai Etalase’nya Provinsi Jawa Barat dan Miniatur’nya Indonesia, harusnya, Kecamatan Cisolok menjadi bagian dari Prioritas Kebijakan, baik dari Pemkab Sukabumi ataupun dari Pemprov Jawa Barat, menurut “Yana Mulyana” 

Berada ditepi Samudera, dititik Posisi yang Strategis, Kecamatan Cisolok yang berbatasan Langsung dengan Provinsi Banten, dan menjadi Penyangga Ibu Kota Kabupaten, seharusnya Kecamatan Cisolok didukung dengan Sarana Perkantoran yang memadai, masih kata “Yana Mulyana”

Goverment Mobile” tidak bisa berjalan tanpa Sarana pendukung, dan itu terbukti, Pemerintah Kecamatan Cisolok sering terlihat, ketika pengambilan keputusan tertinggi di tingkat Kecamatan, seperti (Pra Musrenbang dan Musrenbang Kecamatan)

Pihak Kecamatan Cisolok, justru, sering menggunakan Pasilitas gedung, diluar Kantor Kecamatan, itu membuktikan, bahwa Pasilitas yang ada, tidak bisa menampung Delegasi/Perwakilan dari 13 Desa sekecamatan Cisolok, pungkas “Yana Mulayana” mengakhiri pembicaraanya.

Ditempat terpisah, diruang kerjanya, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat (Kasi PM) Kecamatan Cisolok “Enda Yuniar,SH” saat di Konpirmasi, hal yang berkaitan dengan Pasilitas Kantor Kecamatan Cisolok, ya memang seperti ini keberadaanya, kata “Enda Yuniar” kepada “Palabuhanratu.Info, sambil menunjuk ruangan yang berdampingan dengan ruang “KASAPRAS” memang sudah tak layak, dan ini juga, kepunyaan “PST – TKSK” aset Dinas Sosial.

Pengajuan untuk Renovasi Kantor Kecamatan Cisolok sudah berapa kali dimohonkan, bahkan sebelum pergantian Pemimpin (Camat) namun belum ter’akomodir, kata “Enda Yuniar” mungkin terkendala dengan Anggaran, baik itu dari APBD I ataupun dari APBD II Kab Sukabumi, Angaran tahun kemarin, belum bisa meng’alokasikan, padahal Pembangunan Kantor Kecamatan Cisolok ini, sangat penting dan butuhkan, sebagai Sarana penunjang layanan publik, kata “Enda Yuniar” pungkasnya. (*)

Tim. Palabuhanratu.Info

Red. Jhony frana

 

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here