Jokowi Ingatkan Kembali Soal Potensi Keberagaman Di Indonesia

0
9

TRANSukabumi.com,  Serang – Presiden  RI ke 7 “Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kembali soal keberagaman yang dimiliki oleh Indonesia. Keberagaman dari mulai ratusan suku, ribuan bahasa lokal beserta pulau menjadi potensi yang harus dijaga oleh semua pihak, karena inilah Indonesia yang membedakan dengan negara negara lain.

“Kita harus tahu dan sadar bahwa negara kita negara besar, memiliki banyak suku. Patut kita syukuri, ini negara yang diberikan Allah untuk Indonesia,” kata Jokowi di hadapan para ulama dan santri di Pesantren An Nawawi Tanara, Serang, Banten, Jumat (21/7/2017) malam.

Jokowi melanjutkan, soal Keberagaman Indonesia ini selalu ia sampaikan kepada setiap pemimpin negara yang ditemui. Seperti ke Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz As-Saud, presiden Afghanistan, presiden Mesir dan pemimpin negara lainnya.

Kebanyakan dari mereka, menurut Jokowi, banyak yang belum tahu bahwa Indonesia memiliki banyak suku, bahasa dan terdiri dari ribuan pulau. Termasuk soal Indonesia yang merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. “Sekarang setiap konferensi saya sampaikan Indonesia adalah negara penduduk muslim terbesar di dunia. Karena inilah potensi yang dimiliki yang tidak dimiliki negara lain,” tuturnya.

“Bahwa penduduk muslim terbanyak di dunia adalah di Indonesia terus akan saya sampaikan,” ucap Jokowi lagi.

Menurut Jokowi, sosok Syekh Nawawi adalah ulama besar yang pernah dimiliki Indonesia. Dengan lebih dari ratusan karya berupa tafsir, ilmu kalam, dan tauhid. Meneladani mendiang Syekh Nawawi berarti harus optimis dan bahu membahu membangun bangsa.

“Insya Allah negara kita menjadi negara yang baldatun toyyibatun wa robbun ghofur,” sebut dia.

Presiden Jokowi datang ke Pesantren An Nawawi Tanara dalam rangka menghadiri haul syekh besar Islam Nawawi Al Bantani ke 124. Ia didampingi oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki.  (*)

Sumber                . detikcom

Taransform         . Palabuhanratu.Info

Editor                    . jhony frana

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here