Lori Race Sukabumi 2017, 50 Kilometer /Jam Tantangan Bagi Para Pemberani

0
2

Palabuhanratu.Info – Dinamika dan berbagai warna kegiatan ikut meramaikan peringatan 72 tahun Republik Indonesia, Ratusan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, larut dalam suasana balapan Lori, mereka bersorak, ketika para pembalapnya melesat dengan kecepatan tinggi. Dengan bekal kemudi lokal dari kayu, tubuh mereka ikut meliuk melewati tiap lintasan.

Kendaraan lori yang dipacu untuk balapan terbuat dari kayu dan bambu. Bagian jok menggunakan karet ban bekas, sementara di bagian roda hanya ada tiga buah ban. Dua ban kecil di belakang dan satu ban berukuran besar di depan. Dengan kondisi seperti itu Lori mampu melaju dengan kecepatan hingga 50/60 kilometer per jam, dengan panjang lintasan 300 meter.

Arena balapan Sirkuit ini, menggunakan  jalanan menurun dan melintasi belokan tajam, tidak sedikit pembalap yang bersenggolan dengan rekannya kemudian jatuh bergulingan. Namun jangan khawatir, Panitia sudah menyiapkan  petugas medis mulai dari Puskesmas dan tukang urut patah tulang.

“Kegiatan ini biasanya rutin dilakukan setiap satu tahun sekali, namun beberapa tahun belakangan terjadi kepakuman, dan sekarang bertepatan dengan HUT RI yang ke 72, kami coba hidupkan kembali tahun ini “kata panitia penyelenggara “Lori Race“Riki Saputra, seperti yang di kutip dari pemberitaan detikCom, Sabtu (19/8/2017).

Dikatakan Riki, kegiatan Lori Race adalah olahraga warisan leluhur kampung setempat yang dilestarikan oleh generasi penerusnya. “Ini mengandalkan keberanian, menguji adrenalin karena saat mereka melesat dengan kecepatan tinggi tanpa adanya rem hanya mengandalkan sepatu yang mereka pakai,” lanjut Riki yang juga anggota kepolisian yang bertugas di Secapa Polri ini.

Setiap ada pembalap yang terjatuh, warga bersorak memberikan semangat agar pembalap itu bangkit kembali. Jika terluka panitia dengan sigap membopong mereka hingga ke area medis.

Meski membutuhkan keberanian dan menguras adrenalin, balapan ini tidak hanya diikuti oleh kaum pria saja. Nia Dwi Sania (20) satu-satunya perempuan dari 57 peserta yang mengikuti balapan lori.

“Lumayan ngeri juga, cuma karena udah latihan sebelumnya jadi udah biasa. Apalagi didukung suami yang ikut memberikan semangat,” ujarnya.

Balap Lori ini akan berlangsung hingga Minggu (20/8/2017) untuk putaran final. Untuk juara pertama akan mendapat hadiah sebesar Rp 1 Juta, juara kedua Rp 750 ribu, juara ketiga Rp 500 ribu dan juara favorit Rp 300 ribu. (*)

Penulis    .  Rudi heriyanto

Editor      .  jhony frana

Sumber   . detikNews

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here